KRS’an Day

Tags

, , , , ,

Jam di hape masih jadi pusat perhatian ane dari tadi. Berkali kali ane ngelirik jam saat itu.

Dimana ane sekarang? Di depan Lab. Fistan. Nunggu Pembimbing Akademik (PA) yang entah kemana belum dateng, buat tanda tangan krs. Krs jdi ritual penting buat mahasiswa sebelum memulai kuliah perdana. Kita harus ngeprint krs dan minta tanda tangan ke dosen pembimbing. Seperti yang ane lakuin sekarang ini.

Taun taun lalu, ane masih krs’an bareng Danang, temen satu kampus yang PA nya sama kayak ane. Kita masih bisa nyari dosen bareng. Tapi semenjak semester 4, kita ganti PA. PA nya dipilihin sesuai minat. Danang dapet PA baru, begitupun ane. Selain PA nya yang baru, sekarang ane juga sendiri. Gak ada barengan lagi. Dan yang lebih parah lagi adalah, PA sekarang (sebut saja-ayah) adalah orang yang lebih keras. You know- dosen killer.

Sekarang ane harus nyari jadwal buat ketemu sendiri, ngurus krs sendiri, dan masuk ke ruangan ayah sendirian. Pertama Continue reading

Random Thoughts

Tags

, , , , , , , , , , , , , , , , ,

Beberapa yang tiba tiba nyempil :

1). Kenapa ya makanan serba pisang bisa enak banget.
2). Itu juri di masterchef bisa se ‘jijik’ itu ya liat makanan yang dibuat peserta. Saking makanannya yang keterlaluan atau selera makan juri nya yang terlalu tinggi sih..
3). Futsal lebih capek dari sepakbola di lapangan. Apalagi udah jarang lari lari.
4). Akhirnya semua yang berhubungan sama kuliah kayak buat jadwal udah kelar, meskipun jadwalnya gak sesuai.
5). Bentar lagi krs’an. Trus ngampus lagi. Trus kuliah perdana. Tapi sebelum itu, harus ketemu ayah kampus dulu. Bisa gak, jadwal ketemu ayah diganti jadwal ketemu anak-anak yatim? Lebih bermanfaat kan :”)

6). Headset yang lama tinggal sebelah. Yang sebelah putus. Pingin beli yang baru. Tapi jarang dengerin lagu pake headset juga sih.
7). Kalau ada sesuatu yang pingin diulang ; mendalami apapun sewaktu SD sama SMP.
8). Kesalahan itu bisa terjadi karena gak adanya kepedulian. It’s true, sometimes.. Continue reading

Berlari Bersamamu

Tags

, ,

Aku tau, hidup memang tak selalu sama. Selalu ada twist yang terselip di setiap bagiannya. Hingga akan ada suatu masa, dimana aku akhirnya berhenti dan kamu terhenti di tempat yang sama. Lalu kita, melanjutkan arah bersama meninggalkan malam.

Sebentar. Aku masih bisa merasakan suasana yang sama di hari itu lho. Hari rabu, malam hari, hampir gerimis, dan setelah mata kuliah favoritmu kan? Apa kamu juga masih bisa merasakannya?

Hei, coba ingat ini. Aku tak akan lari membiarkan cinta berada di belakangku lagi. Coba dengar ini, aku tak akan lari membiarkan cinta  tertinggalkan lagi. Tetaplah begini, berada bersamaku. Tetaplah begini, berada disampingku. Dan kita akan melangkah, kita kan berlari.

Tenang saja, aku akan membiarkan ini semua mengalir. Seperti layang layang. Membiarkanmu terbang tinggi meraih impianmu. Tapi aku tak akan melepaskan benang yang mengikatmu dalam genggamanku. Hingga kamu bisa turun, melewati arah angin yang sama menujuku. Dan menginjakkan kaki di bumi. Dan melangkah. Lalu bersiap berlari lagi…